Waspadai Bahaya Saraf Kejepit Bisa Menjadi Tanda Awal Penyakit Kronis !

“Jangan Anggap Sepele Saraf Kejepit Anda, Segera Atasi Sebelum Semakin Parah!”

Jangan Sampai Saraf Kejepit Menjadi Masalah & Mengganggu Kesehatan Tubuh Anda!

Apa itu saraf kejepit?

Saraf kejepit atau kecetit adalah suatu kondisi ketika saraf tertekan oleh jaringan tubuh di sekitarnya.

Kondisi ini dapat terjadi ketika saraf tertekan di antara ligamen, tendon, atau tulang.

Ketika Anda mengalami kondisi saraf terjepit, tubuh akan mengirimkan sinyal berupa rasa nyeri. Tentu sebaiknya Anda tidak mengabaikan tanda-tanda saraf kejepit, sebab kerusakan saraf bisa bertambah parah.

Saraf terjepit dapat terjadi di bagian manapun di sekitar piringan sendi (diskus) dan tulang belakang. Namun, jenis saraf yang paling sering mengalami kondisi ini yaitu yang terletak di sekitar tulang punggung bagian bawah.

Penyebab & Faktor Resiko Saraf Kejepit

Susunan tulang ini berfungsi untuk membentuk tabung untuk melindungi sumsum tulang belakang dan saraf yang menghubungkan sinyal perintah antara otak dan otot.

Di antara masing-masing tulang tersebut terdapat piringan sendi berbentuk datar dan bulat. Piringan ini bekerja sebagai bantalan untuk meredam tekanan saat berjalan atau berlar.

Saat bantalan melemah, tulang bisa bergeser atau bahkan pecah. Akibatnya, bagian lunak menyerupai jelly pada piringan sendi bisa bocor melalui celah di antara tulang.

Kondisi ini disebut juga dengan hernia nukleus pulposus (HNP). Cairan yang bocor bisa menimbulkan tekanan pada saraf dan menyebabkan sensasi saraf terjepit.

Ada beberapa faktor yang bisa memicu terjadinya HNP, yaitu sebagai berikut.

  • Penuaan.
  • Gerakan yang berulang, seperti menundukan atau memutar punggung bawah.
  • Cedera, misalnya saat berolahraga atau mengangkat beban berat.
  • Postur tubuh yang tidak baik.
  • Berat badan berlebih atau obesitas.
  • Arthritis.
  • Kurang bergerak akibat gaya hidup tidak aktif.
  • Kebiasaan merokok.

Siapa Saja yang Berisiko Terkena Saraf Terjepit?

Beberapa faktor di bawah ini dapat memperbesar risiko terkena saraf terjepit:

  • Osteofit : tulang yang menonjol disebabkan trauma atau akibat proses pengapuran. Penonjolan tulang/osteofit ini pun dapat menjepit saraf.
  • Rematik (rheumatoid arthritis) : peradangan di sekitar sendi dapat menekan jaringan saraf di sekitar sendi
  • Penyakit tiroid : orang dengan penyakit tiroid berisiko lebih tinggi terkena penjepitan saraf.
  • Diabetes : penyakit kencing manis dapat menimbulkan gangguan saraf dan juga berisiko menyebabkan saraf terjepit.
  • Kegiatan berulang : aktivitas tulang belakang yang berulang, seperti membungkuk atau mengangkut barang, dapat memperbesar risiko saraf kejepit.
  • Cedera dari gerakan mendadak : gerakan seperti mengangkat, menarik, atau memutar dapat menimbulkan cedera pada saraf.
    Kelebihan berat badan: saraf bisa lebih tertekan akibat kelebihan berat badan.
    Kehamilan: penambahan volume cairan saat hamil dapat membuat rongga lebih sempit sehingga dapat menekan saraf.
    Bed rest: bila terlalu lama bed rest atau istirahat di tempat tidur, risiko saraf kejepit lebih tinggi

Apa Saja Gejala Saraf Kejepit?

Gejala-gejala tersebut dapat meliputi berikut ini.

  • Rasa nyeri yang menusuk disertai sensasi terbakar.
  • Mati rasa, kebas, atau penurunan sensasi untuk ‘merasa’ di daerah yang banyak sarafnya, misalnya nyeri di leher atau punggung bagian bawah.
  • Kesemutan.
  • Kelemahan otot pada bagian yang diduga mengalami saraf kejepit.
  • Kaki dan tangan sulit digerakkan.

PERHATIAN!

Jika anda mengalami penyebab atau mengalami gejala-gejala diatas, jangan sampai membiarkan saraf kejepit anda terus dibiarkan, Karena bisa berbahaya jika tidak segera diatasi dan ditangani sejak dini.

 

KINI ANDA TIDAK USAH KHAWATIR
KAMI HADIRKAN SOLUSINYA :

MADU DUKOSAM
Membantu Mengatasi Saraf Kejepit Yang Anda Alami 

JANGAN KHAWATIR!

Kini telah hadir, terobosan baru untuk membantu mengobati saraf kejepit yang Anda derita. Inilahh solusi efektif & terbaik untuk mengatasi keluhan yang ada rasakan.

Dengan formulasi racikan herbal alami ini mampu untuk membantu mengobati berbagai macam penyakit terutama untuk mengatasi saraf kejepit yang terus mengganggu aktivitas sehari-hari Anda.

Komposisi Madu Dukosam

Pembuatan madu dukosam dengan bahan herbal terbaik merupakan perpaduan antara tradisi dan inovasi. Dengan menggabungkan pengetahuan tradisional dengan teknologi modern, kita dapat menghasilkan obat herbal yang mampu mengobati masalah asam urat & kolesterol begitupun komplikasinya seperti saraf kejepit.

Khasiat & Manfaat Madu Dukosam

Disclaimer: Hasil setiap orang berbeda-beda tegantung kondisi tubuh yang mempengaruhinya. Ikuti anjuran konsumsi, jaga pola hidup dan makan anda agar medapatkan hasil yang lebih maksimal.

Aturan Konsumsi Madu Dukosam

Madu Dukosam Sudah BPOM RI

Testimoni Madu Dukosam

Sudah ribuan orang yang telah merasakan khasiat dari dukosam, berikut ini adalah bukti nyata dari pelanggan Dukosam :

Disclaimer: Hasil setiap orang berbeda-beda tegantung kondisi tubuh yang mempengaruhinya. Ikuti anjuran konsumsi, jaga pola hidup dan makan anda agar medapatkan hasil yang lebih maksimal.

Spesial Promo Madu Dukosam

Madu Hebal Dukosam Secara Alami Membantu Mengobati & Menyembuhkan Penyakit Anda Dengan Sangat Efektif & Tanpa Efek Samping, Klik Dibawah ini Untuk Pemesanan & Dapatkan Promonya.

Loading...

Terima Kasih Atas Kunjungannya, Semoga Dengan Pemesanan Anda Menjadikan Semangat Untuk Kami Agar Selalu Membantu Memberikan Solusi Untuk Kesehatan Bagi Orang Banyak

Disclaimer:
Hasil setiap orang dapat berbeda-beda tergantung pada kondisi Tubuh serta tingkat masalah yang dimiliki. Jumlah produk yang diperlukan agar manfaat yang dirasakan setelah pemakaian Produk juga bervariasi. Gunakan informasi produk yang asli di halaman ini sebagai referensi anda.

©2024 Copyright
Dukosam – herbaltradisiobal.my.id
All rights reserved.